Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Maecenas metus nulla, commodo a sodales sed, dignissim pretium nunc. Nam et lacus neque. Ut enim massa, sodales tempor convallis et, iaculis ac massa.

CONTACT INFO
  • Alamat: Jln Kapuk Muara No.103
    Jakarta Utara 14450
  • Phone: 021-99915530
  • Email: support[at]serayu.net


Please Follow Us

WDS system solusi hotspot untuk daerah padat penduduk

img

Berawal dari membuat hotspot untuk gadget dan ponsel sekeluarga dengan memanfaatkan sisa koneksi dari usaha warnet yg saya kelola. Karena signal wifi dapat ditangkap oleh tetangga , maka beberap atetangga "meminta" untuk ikutan nyambung wifi dengan biaya perbulan. Karena saya pikir ini adalah peluang, dan kebetulan ada radio Bullet2 2,4 Ghz yang nganggur , akhirnya saya belikan antena outdoor omni-directional TL-ANT2415D dan saya pasang ikut tiang wireless tempat saya "nembak" ke provider. Setelah setting hotspot di Routerboard RB2011 maka jadilah pemancar hotspot.

Setelah cek di lapangan sampai jarak 200 meter dan kondisi loss tanpa halangan signal masih didapat dan laptop  masih bisa konek walaupun sering RTO. Dan kalau di dalam rumah jangan harap bisa konek, dapat sinyal saja kaga dalam jarak segitu.

Masalah yang muncul adalah karena lokasi berada di pemukiman yang padat penduduk dan rumah kos, sehingga signal wifi hanya mampu menjangkau tetangga di lanti atas. Dan ketika ada seorang  client ingin berlanganan wifi, tetapi sinyal yang didapat menggunakan laptop di luar rumah "byar pet" alias kadang muncul kadang tidak. Ketika saya scan dengan wifi analizer di andoid signal hanya -93dBm.

Setelah bertanya kepada mbah Google  dan melihat lihat di forum ubiquity akhirnya saya memutuskan untuk mencoba system WDS. Akhirnya saya pasang Radio NanoStation pada sisi Client dan sinyal yang di dapat 53dBm. Yah namanya jarak dekat ngga sampai 150 meter. NanoStation saya set sebagai AksesPoint WDS , jadi NanoStation akan menerima signal wifi dari Akses Point Pusat Kemudian Memancarkan kembali ke lokasi di sekitar client. Salah satu syarat menggunakan system WDS adalah akses point Repeater/BTS harus mendapatkan Signal Yang Bagus & Troughpout Besar dari AP utama karena akan berpengaruh ke seluruh jaringan hotspot.

Keunggulan dalam system WDS adalah ketika user hotspot berpindah dari akses point satu ke akses point lain maka sudah tidak memerlukan login lagi.

Berikut topologi yang pernah dan masih saya gunakan.

Topologi 2

Di topologi Kedua ini mempunyai kelemahan. Jika Repeater 1 mati / mati lampu maka repeater 2 tidak akan mendapat kan akses.

Jadi Menurut pendapat saya WDS tidak cocok untuk wifi jarak jauh (long range).Ketika saya mencoba menggunakan Antena Grid Vertikal dan radio Bullet2 pada sisi client, daya tembus nya luar biasa.

sumber: pengalaman (trial & eror) sendiri

loading...